Senin, 03 November 2014

my first work experience

Setelah mengalami kegagalan dari yang rencananya mau lanjut kuliah malah jadi kerja dulu sambil nunggu ujian seleksi tahun berikutnya. daripada anak SMK nganggur dirumah kan? hhehe. pas ga lolos Sakitnya tuh disini . tapi aku sudah move on kok ^^ aku ikhlas bila itu memang bukan jalan yang terbaik. tapi aku masih belum menyerah , aku masih semangat belajar buat SBMPTN 2015 :D Do'a kan saya ya mudah-mudahan Allah menunjukkan gantinya yang lebih baik.. :)

oke, aku mau cerita tentang pengalaman pertama kerja aku nih, banyak kesan-kesan buruknya sebenarnya. Tapi dengan begitu aku jadi lebih banyak bisa mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian itu.Dan justru aku jadi tau "oh dunia kerja itu kayak gini"

Setelah menangis di kamar seharian gara-gara liat temen lolos sedangkan gue enggak haha , gue mulai ngelamar sana sini bareng soib gue yang mau masuk FK tapi nasibnya sama kayak gue. besokannya ada panggilan untuk interview. pas interview gue coba pikir-pikir dulu karena gajinya lumayan kecil, mungkin ini alasan pinter perusahaan buat orang yang baru pertama kerja alias belum punya pengalaman apa-apa jadai bisa seenaknya ngasih gaji karyawan kecil *o'ow* yayaya akhirnya tawaran dari apotek yang di cibinong gue minta kasih waktu untuk mikir-mikir lagi, padahal maksudnya itu gue  nolak hhihi mungkin itu cara terbaik untuk menolak haha.

Dapet info loker dari temen dengan gaji yang sama kayak yang tadi, akhirnya yaudahlah gue ambil itung-itung buat pengalaman, dari pada nganggur lama-lama haha. akhirnya gue ngasih lamaran di klinik&apotek itu . dan setelah beberapa hari dapet panggilan interview disuruh datang hari itu juga. pas interview gue sepakat kerja disitu, dan gue bilang tapi tahun depannya gue punya rencana mau kuliah. apoteker yang nginterview gue bilang kalo disini minimalnya kerja 3 bulan ko. gue juga katanya ditempatin bukan di tempat yang gue ngasih lamaran tapi di klinik baru dan gak rame. dalam hati gapapa deh ga rame , kan bisa nyantai dan belajar buat persiapan SBMPTN haha. dan setelah interview, pada hari itu juga gue langsung disuruh terjun ke klinik yang di Sawangan Depok. lumayan jauh dari klinik tempat gue interview. eh pas nyampe sana kliniknya beneran sepi.


yang punya kliniknya juga kan seorang dokter umum disitu, yang buat gue prihatin, itu dokter ga pernah standbay diklinik. karena beliau praktek di beberapa tempat. pokoknya prihatin banget deh. pernah tuh pas gue jaga ada pasien inhealth mukanya udah pucet banget, badannya panas, sedangkan yang baru datang dokter gigi aja, akhirnya gue telfon dokter umum (yang punya klinik) tapi katanya ga bisa dateng, besok pagi aja kalo mau. loh loh loh kan pasien darurat sakit masa ditunda hari esok? mau tambah parah? duhh kalo ga niat mah gausah bikin 2 klinik segala, kalo memang gak bisa bagi waktu kenapa ga cari dokter umum yang lain buat jaga di klinik ini.. hmm astagfirullah.. dokter yang lebih mentingin omset dari pada kesembuhan pasien.. sungguh terlalu. 

pas gue dinas sore di klinik tanah baru , yang suasananya berbeda dengan yang disawangan, lebih ramai karena hanya satu-satunya klinik & apotek dijalan itu, karena gue kerja di 2 klinik, gue nemuin karyawan yang gratak banget sama yang namanya uang, ihhh.. pokoknya begitu deh.. ga bisa jelasin. karena capek ngetiknya hehehe. ya intinya dia itu senior kurang baik karena bekerja tidak jujur. itu yang membuat aku tidak bisa bertahan lama-lama bekerja disitu. yang punya klinik mengalami kerugian karena harus nombokin modal terus.. yaiyalah secara, ada senior kesayangannya yang dimatanya itu suci, baik, dan menjadi kepercayaannya padahal nyatanya dia itu bekerja tidak jujur. Miris banget liatnya. Tapi anehnya dokter (yang punya klinik) marahinnya ke anak yang baru baru. alesannya karena kerjanya kurang teliti ngasih harga obat????? padahal gue baru kerja beberapa hari aja udah dituduh gitu. yaampun bisa banget dah.. Allah maha tau setiap perbuatan hambanya.. ya gue do'ain deh kliniknya bisa berkembang dan harusnya dokter juga lebih bisa mengatur/ memanage klinik lebih pasti dan tepat, sehingga keuangan pun jelas! kalo perlu pasang CCTV deh.. hehe


oke, pokoknya nanti akhir november gue mau resign dari situ.. :D bye bye hihi

Kamis, 23 Oktober 2014

awal aku berjilbab

Alhamdulillah puji syukur atas hidayah yang Allah berikan kepadaku hingga aku dapat menutupi aurat sesuai perintah dalam firman-Mu..
aku ingin berbagi sedikit pengalamanku tentang bagaimana awal perjalananku  hingga aku menemukan hidayah untuk berjilbab sampai saat ini.
Aku berjilbab bukan sejak kecil/ sejak awal baligh, melainkan dengan proses yang panjang untuk dapatkan hidayah itu Karena aku terlahir bukan dari keluarga yang pernah mengikuti tarbiyah. ibu ku juga tidak berjilbab dulunya.

Waktu aku masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 6, aku mulai mengenakan jilbab, tetapi dengan lengan pendek , itu juga karena ikut ikut teman hihihi. Kadang dilepas lagi, buka lagi lepaas lagiii yaaaahhh (karena niatnya hanya sekedar fashion, bukan lillahi ta’ala) . sebenarnya aku sejak kelas 6 sudah disuruh oleh murobbi aku dulu untuk mengenakan jilbab ketika hendak keluar rumah. Aku memanggil murobbiku dengan sebutan “ummi”.  Dari kelas 6 SD aku sudah ikut ngaji di dekat rumah, tapi setelah lama ummi bilang “ini liqo namanya bukan hanya sekedar ngaji”. Dari situlah aku diperkenalkan “liqo” dan mendapatkan banyak manfaat yang luar biasa dengan ilmu-ilmu yang ummi pernah sampaikan. Allah lah yang memberikan hidayah melalui seorang murabbi, Ummi. Ummi lah yang mengantarkan aku pada jalan yang benar, ummilah yang mengantarkan jilbab kepadaku..
sejak kelas 6 SD aku belum mendapatkan ilmu tentang jilbab, ummi hanya menyuruhku untuk mengenakan jilbab dan rok saja,  jadi aku tubatuba (tutup buka tutup buka) hehe.  Pernah suatu ketika aku datang kerumahnya, tetapi saat itu aku mengenakan celana jeans (bukan rok), lalu ditegurlah aku.
Sering sekali aku mendapat teguran dari ummi karena keluar masih tidak mengenakan jilbab, karena aku masih tubatuba waktu itu L teman teman ku pun begitu. Godaannya itu banyak sekali.

Waktu masuk SMP aku berniat memakai jilbab dan aku meminta mamah agar dibelikan baju lengan panjang, aku berjilbab dengan alasan takut ditegur ummi lagi, malu.hehe.  Niatku dulu belum lurus karena Allah.  Dulu aku merasa lebih cantik dengan tidak berjilbab, maka dari itu saat pergi aku tidak mengenakan jilbab (kecuali sekolah). Kalau ke warung atau main dengan teman rumah juga masih suka lepas jilbab dengan alasan malas, gerah, dll. Sehingga kalau misalnya ngeliat ummi, aku buru buru ngumpet biar ga kena tegur, parah yaahh.. wkwkwk .
Pernah juga waktu kelas 2-3 SMP, Aku pernah tomboy. aku itu merasa tidak nyaman dengan rambutpanjangku, sehingga aku memotong rambutku percis rambut laki-laki, ntah bagaimana aku dulu bisa separah itu , hingga ummi yang melihat akupun sampai menangis, karena kelas 1 SMP aku sudah mendapatkan materi tentang jilbab, tapi itu sia sia, masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
Aku mulai sadar ketika melihat ummi sedih, dan yang membuat hatiku tersentuh adalah ketika ummi memberikan tausyiah dengan menyindir-nyindirku. Perlahanpun aku mulai belajar berjilbab dan meluruskan niatku hanya karena Allah Ta’ala. Dengan aku terus berjilbab, yang kemudian menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan itulah yang akhirnya punya perasaan malu dan tidak enak bila tidak mengenakan jilbab. Dengan berjilbab, Alhamdulillah di SMK aku dipertemukan dengan lingkungan yang baik-baik, teman-teman yang baik, walaupun itu tidak secara langsung dipertemukan. :’) 



Rabu, 08 Oktober 2014

One Day One Juz ...

Mungkin teman-teman sebagian ada yang masih asing mendengar kata One Day One Juz atau yang sering disingkat ODOJ itu. tapi mungkin juga ada yang sudah mengetahui atau bahkan mungkin sudah pernah bergabung di komunitas itu.

oke, sesuai dengan judulnya, apa sih One Day One Juz (ODOJ) itu???

 One Day One Juz adalah suatu Komunitas yg terdiri lebih dari 93.600 orang Indonesia & mancanegara yg mencintai AlQuran & saling memotivasi untuk bisa membiasakan diri tilawah 1 hari 1 juz. program yang diinisiasi oleh para Alumni Rumah Quran ini untuk memfasilitasi dan mempermudah kita dalam tilawah Al-Quran.


Logo nya seperti ini:


Makna dari logo tersebut adalah:
Hijau : pemuda 
1 day 1 juz : program untuk anak muda yang berarti membiasakan diri untuk tilawah 1 hari 1 juz
Merah : semangat/tekad
Putih : bersih/niat
sedangkan kombinasi Merah putih dan hijau adalah bendera Indonesia dan bendera Palestina yang melambangkan kedekatan Indonesia dengan negara Palestina dengan ragam histori antara keduanya.

Sejarahnya ODOJ :

Atau kalau mau lihat sejarah ODOJ selengkapnya bisa lihat di sumbernya disini
Oh ia, Aku juga mau share sedikit ditulisanku kali ini tentang bagaimana awalnya aku bisa menemukan komunitas ini. 
Pada waktu itu, aku memang baru menginstal aplikasi Whatsapp di ponselku, saat itu aku belum tahu ODOJ. awalnya tahu ODOJ itu ketika aku sedang pergi bersama salah satu teman sekolah untuk mengikuti simulasi SBMPTN (TryOuT) di Bogor. Kami bercerita banyak salah satunya ia menceritakan Grup ODOJ yang telah terhubung diwhatsappnya. ia menjelaskannya kepadaku apa itu ODOJ dan apa manfaatnya. Karena grup ODOJ yang terhubung dengan dia masih membutuhkan 1 anggota lagi dari 30 anggota lalu ia menawarkan aku untuk bergabung. akupun dangan senang hati ingin bergabung juga. daannnnnnn akhirnya Rekapan pertama dimulai.... :) aku pun memaksakan diri untuk tilawah 1 juz dalam 1 hari . Sangat berat, namun berkat motivasi para ukhtifillah semua akan terasa ringan. dan semakin terbiasa, semakin tidak menjadi beban bahkan malah sebaliknya, menjadi kebutuhan kita. tanpa tilawah 1 juz, seperti ada perasaan yang kurang. itulah kenikmatan dan keberkahannya. memanfaatkan waktu luang untuk akhirat sebagai tabungan pahala di hari akhir.
di grup ODOJ itu, tak hanya untuk tilawah, motivasi, tapi untuk tausyiah pun kita dapatkan disana. kita bisa saling mengenali setiap anggotanya, berbagi cerita, dan akan menjadi ikatan ukhuwah walau berjauhan tanpa bertatap muka, namun begitu dekat. insyaAllah disurgalah tempat kita berjumpa. sungguh indah bukan? 
alhamdulillah sampai sekarang aku masih bertahan di One Day One Juz . bagaimana dengan kalian? semoga tetap istiqomah . dan pembaca yang baru mengetahui semoga tertarik untuk bergabung dengan ODOJ.... :)

terimakasih.
semoga tulisanku kali ini bermanfaat...

Kamis, 11 September 2014

Yuk kita tebarkan Salam . . . :)


J KEUTAMAAN SALAM J

Diantara akhlak terpuji yang diperintahkan islam adalah memberi salam . salam merupakan ungkapan yang menggambarkan bahwa antara si pemberi salam dan yang diberi salam tidak ada sengketa apapun. Yang ada hanya perasaan cinta, persahabatan, dan persaudaraan. Ucapan salam memang kelihatannya sederhana,  tapi siapa menduga dibalik kesederhanaannya itu mengandung hikmah dan keutamaannya . beberapa diantara hikmah dan keutamaan salam adalah karena salam merupakan perintah Allah dan Rasulnya. Rasululloh memerintahkan kami untuk melakukan 7 perkara yaitu:
-          Menjenguk orang sakit
-          Mengiringi jenazah
-          Mendo’akan orang yang bersin yang memuji Allah
-          Membantu orang yang lemah
-          Menolong orang yang di zholimi
-          Mengucapkan salam
-          Memenuhi sumpah

Salam akan menumbuhkan rasa kasih sayang. “Kamu tidak akan masuk surga sampai kamu beriman . dan kamu tidak beriman sampai kamu saling mencintai. Maukah kamu aku tunjukan seseuatu perbuatan yang  bisa membuatmu saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam diantara sesamamu”.
Berkata Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman. Kalian tidak beriman secara sempurna sehingga kalian saling mencinta. Maukah kalian aku tunjukkan suatu perkara bila kalian lakukan akan saling mencinta? Biasakanlah mengucapkan salam di antara kalian (apabila berjumpa).” (HR Muslim)

Dengan kata lain Nabi shollallahu ’alaih wa sallam ingin menjelaskan bahwa kumpulan Muslim yang tidak suka saling menebar salam maka tidak akan saling mencinta. Bila atmosfir saling mencinta tidak ada, maka keimanannya diragukan keberadaannya. Dan jika keimanannya diragukan, maka kemungkinan masuk surga-pun menjadi kecil. 

Salah satu tuntunan Islam ialah perkara bertegur sapa antara seorang beriman dengan Muslim lainnya. Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallam mencontohkan bahwa bila seorang Muslim berjumpa dengan Muslim lainnya, maka hendaklah ia mengucapkan sapaan khas Islam yaitu As-Salamu ‘Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh, artinya Salam damai untukmu dan semoga Rahmat dan Keberkahan Allah menyertaimu. Subhanallah...! Begitu indahnya tegur-sapa yang diajarkan agama Allah kepada hamba-hambaNya yang beriman.

Salam juga merupakan amalan yang terbaik dalam islam. Dari Abdullah bin Amar bin  As seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah “apakah amalan yang paling baik dari islam?” beliau menjawab “memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang telah kamu kenal dan yang belum kamu kenal” (HR Bukhari) Berkah dan kebaikan dari Allah SWT akan tercurah untuk  si pemberi salam. Maka ketika kamu masuk rumah ucapkan salam untuk dirimu sebagai penghormatan dari Allah yang berisi berkah dan kebaikan. Mengucapkan salam akan menjadi amalan yang memasukkan pelakunnya ke surga. Wahai manusia tebarkanlah salam berikanlah makan lakukan  silaturahim dan solatlah malam ketika orang lain ter tidur. Maka engkau akan masuk surga dengan selamat. Salam dapat diucapkan ketika bertemu dengan seseorang baik yang sudah dikenal maupun yang belum selama ia muslim . apabila kamu bertemu dengan saudaramu maka ucaplah salam, jika terhalang oleh pohon, tembok atau batu maka ucapkan salam ketika menemuinya.

Salam juga diucapkan ketika memasuki rumah orang lain begitu pula rumah sendiri. Wahai orang-orang  yang beriman janganlah kamu masuk rumah orang lain hingga kamu minta izin dan mengucapkan salam kepada penghuninya. Apabila seseorang masuk ke sebuah majelis maka hendaknya mengucapkan salam . dan jika dia mau pergi hendaknya mengucapkan salam. Tidaklah salam yang pertama tadi lebih baik untuk diucapkan daripada yang Akhir.  Apabila ada yang menyebut salam maka yang yang menerima mengucapkan Wa’Alaikumsalam Warohmatullohi Wabarokatuh.

Saudaraku, marilah kita berlomba untuk masuk surga dengan jalan senantiasa menebar salam satu sama lain di antara sesama kaum muslimin. Sungguh sederhana, namun sebagian kita enggan melakukannya. Padahal akibat yang ditimbulkannya menjadi idaman setiap Muslim: Masuk surga…! Bukankah ini bentuk kompetisi satu-satunya yang dibenarkan Allah untuk diperebutkan di antara sesama Muslim?
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” (QS Ali Imran ayat 133)